Resep bikin ketupat dan berbagai tipsnya

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Udah mau lebaran, coba bikin ketupat

sumber resep ketupat : http://organisasi.org/resep-lontong-dan-ketupat-lebaran-masakan-makanan-khas-indonesia-kuliner-tradisional-nusantara

BAHAN :

1. selongsong anyaman ketupat daun janur = 12 buah
2. air bersih = secukupnya
3. beras = 0.5 kg / 500 gram

B. Panduan Cara Memasak Ketupat Lebaran Secara Bertahap Yaitu :

1. Cuci beras dengan air bersih. Rendam selama 2 jam lalu tiriskan.
2. Masukkan beras ke dalam selongsongan anyaman janur sampai 2/3 bagian bungkus ketupat lalu tutup dengan baik dan rapat.
3. Masak ketupat mentah tadi ke dalam air mendidih dalam kondisi terendam air mendidih selama 4 sampai 6 jam hingga tanak. Tambahkan air jika air dalam panci menyusut / berkurang.
4. Setelah matang angkat, tiriskan dan letakkan di tempat kering, tunggu hingga dingin.
5. Ketika dihidangkan, belah ketupat lalu potong-potong dadu ukuran besar. Campurkan dengan sayur atau bumbu sesuai selera anda.

Tambahan ketupat :
- Ketupat tahan selama dua hingga tiga hari jika disimpan dengan baik atau dimasukkan ke dalam lemari es.
- Gunakan anyaman janur yang rapat dan bagus kondisinya agar tidak timbul noda coklat pada ketupat.
- Kulit bungkus ketupat bisa dibuat sendiri atau beli di pasar atau pusat perbelanjaan lainnya.

TIPS : 

sumber: Erwin Kuditawati – kompas.com dimuat dalam http://www.resep.web.id/tips/tips-ketupat-gurih-dan-kenyal.htm

Ingin tahu caranya agar ketupat tak cepat basi, tapi rasanya lebih gurih, kenyal, dan legit? Ini tipsnya!

  1. Cangkang Ketupat. Pilih daun kelapa yang berwarna kuning muda kehijauan atau yang tampak segar agar ketupat lebih bersih dan putih.
  2. Gurih & Kenyal. Tambahkan sedikit air kapur sirih pada beras yang sudah dicuci sebelum dimasukkan ke dalam kulit ketupat. Air kapur sirih juga bisa membuat ketupat lebih awet atau tak cepat basi. Agar rasanya lebih gurih, bisa tambahkan sedikit garam pada beras.
  3. Air Rebusan. Bila air rebusan ketupat mulai berkurang, tambahkan air panas. Tujuannya agar ketupat tetap bersih dan tidak terkesan kotor.
  4. Tak Basi. Bila berlebih, masukkan sisa ketupat ke dalam lemari es agar tak cepat basi. Saat akan dihidangkan lagi, keluarkan dan biarkan beberapa lama sampai dinginnya berkurang. Lalu, rebus di dalam air mendidih sekitar 30 menit dan tiriskan. Rasanya, tentu saja masih tetap kenyal dan legit. Selamat mencoba!

Anugerah Adiwarta Sampoerna 2009

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Ada kabar baik dari panitia penyelenggara Anugerah Adiwarta Sampoerna.
Setelah mempertimbangkan berbagai masukan dan permintaan dari rekan-rekan, maka panitia AAS MENIADAKAN PEMBATASAN TANGGAL PENGIRIMAN BERDASARKAN PERIODE PUBLIKASI. Artinya, sampai akhir penutupan penerimaan periode II yaitu 30 September 2009 nanti, AAS akan tetap menerima karya rekan-rekan jurnalis yang dipublikasikan pada periode I (2 Oktober 2008 – 31 Maret 2009).

Dengan perubahan ini, maka syarat jumlah pengiriman karya menjadi 4 buah artikel/foto per kategori bidang (masing-masing 3 kategori dalam 6 bidang).

Sedikit bocoran, kategori yang masih minim peserta adalah Liputan Investigatif untuk bidang Ekonomi & Bisnis, Politik, Hukum, dan Olahraga. Hal itu berarti bila rekan-rekan mengirimkan karya pada kategori bidang tersebut, tentu kesempatan menang akan menjadi lebih besar.

Jadi, tidak pernah ada kata terlambat untuk mengirim karya tulisan rekan-rekan.

Ayo, kirim sebelum 30 September 2009 ke:

Panitia Penyelenggara AAS
Jl. Balitung III No. 8 – Jakarta
Telepon: (021) 727 898 33
Fax: (021) 727 898 34
Email: aas@maverick. co.id
Blog: http://www.anugerah adiwarta. org
Contact person: Dody Rochadi – 0811 1966 502

lowongan: penulis biografi perusahaan

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sumber: milis penulislepas, 1 sept 2009

 

Kawan-kawan,

Sebuah perusahaan transportasi akan menerbitkan buku menyambut satu tahun perusahaan mereka. Dari sini, mereka membutuhkan penulis untuk buku tersebut. Syaratnya:
1. Penulis Biografi perusahaan
2. Paham teknik-teknik wawancara dan mengumpulkan data
3. Pandai mengolah data-data
4. Mampu menulis secara naratif dan kronologis
5. Bersedia turun ke lapangan
6. Memahami dunia urban

Bila kawan-kawan merasa tertantang dan ingin ambil bagian sebagai penulis. Silakan mengirim resume, portfolio ke gandrasta@gmail. com dengan subjek (nama)-penulis biografi

Lomba Resensi Buku The Forgotten Massacre

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sumber: milis penulislepas

Lomba Resensi Buku The Forgotten Massacre
Berhadiah Dinner with Jorgensen dan Paket Buku

Di bab akhir buku The Forgotten Massacre, Peer Holm Jorgensen menulis:
“Tujuan saya menulis novel ini bukan untuk menuduh atau menyalahkan siapa pun dalam konteks yang saya tulis, yang eksplisit sekalipun. Dan kalau pun ada indikasi bahwa saya hendak menyalahkan dan menuduh beberapa pihak, biarkan tuduhan itu terarah ke ras kulit putih saja. Setelah saya meninggalkan Indonesia awal musim semi 1966, tentu saja saya menyadari bahwa saya telah mendapatkan pengalaman istimewa. Itu pasti. Berdasarkan itulah, semua menjadi jelas bagi saya bahwa apa yang terjadi di Indonesia pada akhir 1995 tidak diciptakan oleh orang Indonesia sendiri, tapi oleh pihak-pihak lain”.

Apa sebenarnya yang terjadi di balik peristiwa berdarah G-30-S PKI menurut pengamatan Jorgensen? Telusuri penuturannya dalam buku The Forgotten Massacre.
Lalu, buatlah resensinya sebagai Note di FB Anda. Jangan lupa tag Penerbit Mizan dan 25 teman FB Anda.
Posting terakhir 23 September 2009.
5 Peresensi terbaik akan kami undang untuk menghadiri Makan Malam bersama Peer Holm Jorgensen, 2 Oktober 2009 di Jakarta, dan tambahan hadiah paket buku senilai Rp. 500.000,-.

Catatan:
Resensi juga bisa dikirimkan melalui email penerbitmizan@ yahoo.com

Pemenang akan mendapatkan biaya akomodasi untuk menghadiri acara makan malam.

Promosi Mizan
Jl. Cinambo 135 Bandung
022 7834310
email: penerbitmizan@ yahoo.com
http://www.mizan. com
blog : www.kilasanbukumiza n.blogspot. com

Dewi award for modern design

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

memberikan kesempatan bagi Anda untuk berkompetisi dalam menciptakan produk furnitur yang inovatif, urban, modern, dan fungsional. Sebuah kompetisi desain oleh majalah dewi
demi menemukan desainer produk terbaik. Bersiaplah menjadi pemenang dan dapatkan tiket menuju SALONE DEL MOBILE MILAN 2010.Saksikan hasil karga para finals d-AWARD FOR MODERN DESIGN pada bulan Januari 2010.

KRITERIA PESERTA:
•  Terbuka untuk WNI, umum, amatir maupun profesional & belum memiliki brand
sendiri.
•  Usia minimal 18 tahun.
•  Peserta boleh mengirimkan karya lebih dari satu.
•  Bersedia hadir mengikuti proses penjurian di Jakarta.
KRITERIA LOMBA:
•  Tema: Modern
•  Desain belum pernah dipublikasikan.
•  Penilaian didasarkan pada kreativitas, inovasi kuat, fungsional, dan
merepresentasikan gaya hidup terkini.
•  Yang terpilih menjadi nominasi wajib merealisasikan rancangan dalam ukuran
sebenarnya.
METODE KEIKUTSERTAAN:
•  Kirim sketsa rancangan dalam format JPG, TIFF atau PDF (resolusi 300 dpi,
minimum width 30 cm) dari beberapa angle.
•  Sertakan konsep desain mencakup sumber ide, material, proses pembuatan
dan estimasi biaya produksi.
•  Isi formulir pendaftaran dewi Award di www.feminagroup.com
•  Pada berkas pendaftaran, sertakan foto diri terbaru ukuran postcard, fotokopi
KTP yang masih berlaku.
•  Tulis Panitia dewi Award for Modern Design di sudut kiri atas amplop, kirimkan
ke:

Sdri. Menik, sekretaris redaksi Majalah dewi
Gedung Femina, JL. HR. Rasuna Said Kav. B 32-33
Jakarta 12910
Telepon: 021 – 526.6666 / 525.3816 ext. 4230
Email: d-mail@dewimagazine.com

•  Karya diterima paling lambat 28 September 2009

lowongan : Editor produk balita

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sumber : milis penulislepas

Penerbit Mizan Pustaka Bandung membuka kesempatan bagi tenaga muda kreatif untuk bergabung dengan tim redaksinya sebagai EDITOR PRODUK BALITA

Persyaratan Umum

S1 semua jurusan
Usia maksimal 27 tahun
Menguasai Bahasa Inggris dengan baik (penguasaan bahasa asing lainnya menjadi nilai tambah)
Menguasai dasar-dasar penulisan dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar
Menguasai dasar-dasar program visual, seperti: adobe illustrator, indesign, photoshop, page maker
Bisa bekerja dalam tim
Supel, komunikatif, punya kemampuan membangun networking
Tekun, kreatif, sanggup belajar hal-hal baru
Bersedia berdomisili di Bandung

Persyaratan Khusus

Memiliki wawasan luas dalam bidang literasi balita baik dalam maupun luar negeri

Mampu merancang produk-produk balita seperti kartu, poster, alat peraga, buku-buku interaktif. pictorial book dan lain-lain.

Jika Anda berminat, kirimkan:

Surat lamaran
Cantumkan di kiri atas amplop kode ED-BALITA. Sertakan alamat kontak yang mudah dihubungi (e-mail, no. telp/HP).

Dokumen pendukung (fotokopi ijazah, sertifikat kursus/TOEFL, surat rekomendasi, piagam penghargaan, foto handycraft karya sendiri dll)

Contoh karya tulis (jika ada)

Tulisan pendek bertema “Produk Balita yang Akan Kubuat”, 2-3 halaman kuarto

ke alamat berikut:
Mizan Publishing House
Jalan Cinambo 135 Bandung 40294
Ph. 62-22-7834310 Fax 62-22-7834311
Lamaran ditutup 16 Oktober 2009.

Lowongan : Creative Editor dan staf administrasi

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kelompok Penerbit Zahra (Zahra, Dastan Books, Daras Books), penerbit
buku yang tengah berkembang pesat, membuka lowongan pekerjaan untuk
posisi-posisi berikut ini:

1. CREATIVE EDITOR (CED)

Kualifikasi:

- Pria/wanita, pendidikan minimal S1.
- Usia maksimal 30 tahun.
- Memahami bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dengan baik.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi dan interpersonal yang baik.
- Memiliki minat baca yang tinggi.
- Kreatif, berinisiatif, dan berwawasan luas.
- Akrab dengan MS Word, email & Internet.
- Berdomisili di wilayah Jakarta atau sekitarnya.

2. STAF ADMINISTRASI (ADM)

Kualifikasi:

- Pria/wanita, pendidikan minimal D3.
- Usia maksimal 30 tahun.
- Menguasai MS Word & MS Excel serta akrab dengan email & Internet.
- Teliti, berinisiatif, dan memiliki kemampuan administrasi.
- Memiliki kemampuan berkomunikasi dan interpersonal yang baik.
- Berdomisili di wilayah Jakarta atau sekitarnya.

Kirim CV dan surat lamaran Anda ke (plus foto terbaru) ke:

HRD Zahra Publishing House

hrd@zahra.co. id / hrd[at]zahra. co.id

Cantumkan kode posisi di subjek email.

Foto disertakan dalam file (tidak terpisah sebagai attachment tersendiri).

File dalam format .doc (MS Word 2003).
Selambatnya 15 Oktober 2009.

ATAU ke:

HRD Zahra Publishing House
Jl. Batu Ampar III No.14
Condet, Jakarta Timur 13520

Cantumkan kode posisi di pojok kiri atas amplop.
Selambatnya 15 Oktober 2009 (cap pos).

Zahra Publishing House
Jl. Batu Ampar III No. 14 Condet
Jakarta Timur 13520
Indonesia
Tel.: 021 – 8092269
Faks.: 021 – 80871671
Websites:
www.zahra.co. id
www.dastanbooks. com
www.darasbooks. com

Lomba : KOMPETISI MENULIS BLOG

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sumber : milis penulislepas

Rekan-Rekan Yth,
Pemerhati Hak Kekayaan Intelektual

Kami sampaikan terima kasih atas kesediaan rekan-rekan berpartisipasi dalam kegiatan KOMPETISI MENULIS BLOG “Budaya Penghargaan Hak Kekayaan Intelektual Sebagai Kunci Ekonomi Kreatif” yang diselenggarakan Teknopreneur dan

Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI).

Penting! Kami menginformasikan bahwa batas waktu pendaftaran peserta dan tulisan diperpanjang hingga tanggal 2 Oktober 2009 (dari awalnya tanggal 6 September 2009).

Demikian kami sampaikan, semoga maklum dan tetap mendukung kegiatan ini.

Hormat kami,
Panitia Pengarah
KOMPETISI MENULIS BLOG

*KETENTUAN-KETENTUA N LOMBA

*PERSYARATAN PESERTA
- Peserta lomba terbuka untuk seluruh Warga Negara Indonesia yang memiliki blog.
- Peserta mendaftarkan diri dan blog secara online di http://www.teknopre neur.com dan mengirimkan soft copy tulisan ke email info@teknopreneur. com.
- Peserta yang telah terdaftar diwajibkan memasang banner Kompetisi Blog HKI Teknopreneur yang telah disediakan pada blog yang didaftarkan.

*PERATURAN
- Tulisan pada blog yang didaftarkan harus sesuai dengan tema dengan jumlah karakter 3.000 – 4.000 karakter (termasuk spasi) dalam bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.
- Peserta wajib mengirimkan tulisan ke info@teknopreneur. com untuk ditampilkan di situs Teknopreneur setelah melalui moderasi panitia.
- Tulisan yang didaftarkan harus tulisan yang dipublikasikan pada saat kompetisi sedang berlangsung, bukan tulisan yang sudah dipublikasikan sebelumnya di blog yang didaftarkan atau di blog lain atau di media publikasi lainnya.
- Tulisan harus karya sendiri bukan hasil karya orang lain.

*PENILAIAN
- Kesesuaian isi dengan tema kompetisi.
- Kreativitas dan eksplorasi ide dalam tulisan.
- Keakuratan dan kelengkapan data yang disajikan serta analisis terhadap data tersebut.
- Cara penyajian tulisan dan gaya bahasa yang digunakan.
- Posting yang diikutkan harus dipublikasikan pada saat kompetisi sedang berangsung, bukan posting yang sudah dibuat sebelumnya
- Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat.

*DEWAN JURI
- Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual, Departemen Hukum dan HAM
- Indra Utoyo, Ketua Umum MIKTI, Direktur TI Telkom
- Enda Nasution, Bapak Blogger Indonesia
- M. Andy Zaky, Editor in Chief Teknopreneur Indonesia
- Sponsor

*HADIAH
Juara I : 1 buah Laptop + Plakat + Banner Winner
Juara II : 1 buah Blackberry + Plakat
Juara III : 1 buah Smartphone + Plakat
Juara Harapan : 1 buah Software original
5 Finalis non Juara : Free Hosting

*Registrasi di : http://teknopreneur .com/content/ kompetisi- menulis-blog

*Pengiriman soft copy tulisan: info@teknopreneur. com

*Informasi: adie@teknopreneur. com

Lowongan : Reporter (REP) : koran, mediaindonesia.com, buku dan majalah

•September 18, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

sumber :JobsDB.com, 11 sept 2009

kualifikasi khusus :

max 27 thn, S1 semua jurusan IPK 3,0, suka menulis, punya wawasan luas, suka pekerjaan lapangan, suka tantangan,mampu menembus narasumber, mampu menulis tulisan jurnalistik (koran dan mediaindonesia.com), mampu menulis feature (buku dan majalah), mampu berbahasa inggris (skor TOEFL min 500, jika ada lampirkan sertifikat), sertakan contoh tulisan.

kualifikasi umum :

berkepribadian baik, inovatif, komunikatif, kratif, dan memiliki integritas. Mampu mengoperasikan Ms Office dan internet. Mampu bekerja di bawah tekanan dan bekerja dalam tim.

Kirim lamaran, CV, pas foto ukuran 4×6 (1 lembar), fotokopi KTP, ijazah, transkrip nilai ke :

recruitment@mediaindonesia.com atau HRD Media Indonesia, Komp Pilar Mas Raya kav A – D, Kedoya Selatan, Kebon jeruk , jakarta 11520

Kepercayaan Rakyat Sunda Seputar Kehamilan

•September 13, 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Neng, ulah sok motong-motong,” ujar Bi Maah , pengasuh keponakanku memperingatkanku agar tidak memotong atau menggunting.

     “Motong naon, Bi (Memotong apa, Bi)? Ini cuma mau membelah jambu biji, mau dimakan,” ujarku.

     “Jeuleuma keur ngandung mah, motong naon wae oge, ulah. (Orang yang lagi hamil sih memotong apa saja, pokoknya jangan),” katanya.

     Bi Maah pun berkisah, suatu hari saat hamil anaknya kedua, ia lupa nasehat orang tua. Saat hendak memasak ayam, ia pun memotong dan mencabuti bulu ayam sendiri, tanpa menyuruh orang lain. Ia baru sadar saat sedang mencabut bulu di bagian lubang pendengaran ayam. Menurutnya bulu di bagian tersebut paling susah dicabut. Saat berhasil mencabut satu lembar bulu, kandungannya bereaksi seperti  bergerak mengejutkannya. “Tapi Bibi teu keneh wae inget kana laku lampah nu teu meunang teh (Tapi reaksi di kandungannya tak juga membuat Bibi ingat pada perilaku yang tidak diperbolehkan itu),” ujar perempuan beranak tiga tersebut. Saat  lahir anak Bibi cacat. Daun telinganya hilang sedikit.

     Bi Maah lantas mengingatkan jika ibu hamil melakukan perbuatan yang tidak diperbolehkan adat, maka segeralah mengatakan jangjawokan(mantra) ibu hamil,  “Utun inji ulah saturut-turutna, amit-amit jabang bayi “. Arti jangjawokan tersebut adalah “(Anakku) laki-laki (atau) perempuan jangan menjadi seperti itu, amit-amit  jabang bayi.” Jangjawokan tersebut merupakan  penangkal agar apapun hal yang dipandang adat buruk dan tidak boleh dilakukan seorang ibu hamil tidak menimpa bayi yang hendak dilahirkan.

Menggunakan anonim

     Selain larangan memotong apapun tanpa mengucapkan jangjawokan. Menurut narasumber lainnya, Mami Suhermi, yang merupakan ibu kandung penulis menceritakan banyak aturan bagi ibu hamil berdasarkan kepercayaan rakyat Sunda. Kepercayaan  rakyat Sunda seputar kehamilan lainnya adalah ibu hamil tidak boleh  mengatakan kata “macet” dan “susah” karena dipercaya jika mengatakannya maka saat melahirkan bayi akan sulit lahirnya.

      Itu sebabnya, ibu hamil disarankan mengganti  kata “macet” atau “susah” dan semua sinonimnya dengan anonim kata tersebut. Misalnya kata “macet” diganti “lancar” dan kata “susah” diganti “mudah”. Misalnya saat hendak mengatakan bahwa jalanan macet sehingga membuat ibu hamil terlambat kerja, maka kata yang harus diucapkan ibu hamil menjadi, “Tadi jalanan lancar betul, sampai-sampai saya terlambat kerja.”

     Jika kata “macet” atau “susah” terlanjur dikatakan, maka ibu hamil harus segera mengatakan penangkal kejadian yang tak diinginkan dengan mengucapkan jangjawokan,  “Utun inji ulah saturut-turutna, amit-amit jabang bayi “. Harapannya, bayi yang dikandungnya bisa lahir dengan lancar dan selamat.

     Larangan lainnya, secara tak sadar, orang seringkali duduk begitu saja di pintu yang menghubungkan dua ruangan, misalnya kamar dan ruang keluarga untuk ikut nimbrung mengobrol dengan anggota keluarga lainnya. Hal ini tidak boleh dilakukan oleh orang hamil karena dipercaya bisa membuat bayi yang dilahirkan berlama-lama di lubang kelamin ibunya saat hendak dilahirkan. Itu sebabnya, orang yang melihat ibu hamil duduk di muka pintu harus segera mengingatkan si ibu hamil untuk segera pindah dari tempat duduknya.

     Seperti biasa, ibu hamil yang baru sadar bahwa ia duduk di  jalan masuk atau muka pintu pun harus segera mengatakan jangjawokan kehamilan agar hal yang tidak diinginkan itu tidak terjadi.

      Jangjawokan tersebut juga harus dikatakan jika ibu hamil melihat sesuatu yang tidak wajar seperti melihat orang cacat, melihat orang gila, melihat orang berkata atau berperilaku kasar seperti bertengkar atau berkelahi.  Selain harus menghindari mendengar kata-kata kasar, ibu hamil juga dilarang mengatakan kata-kata kasar  dan berperilaku  kasar agar anaknya tidak berperangai demikian.

Makanan yang dipantangkan dan dianjurkan

Selain larangan mengatakan kata-kata yang dilarang, berperilaku yang tidak baik, dan melihat sesuatu yang tidak wajar, menurut kepercayaan rakyat Sunda, ibu hamil juga punya makanan yang perlu dipantang. 

Makanan yang dipantangkan pada ibu hamil antara lain,  sayur atau buah yang bentuknya tidak wajar seperti pisang dempet, rambutan berbiji dua, dan lainnya. Hal ini dilakukan agar anak yang dikandung tidak kembar siam.  Jangankan memakannya, melihat buah atau sayur yang tak wajar sebaiknya ibu hamil segera mengatakan, “Utun inji ulah saturut-turutna, amit-amit jabang bayi”.

Selain itu ibu hamil juga tidak diperbolehkan mengonsumsi kencur karena jenis rimpang tersebut dipercaya bisa mengakibatkan hancur atau rapuhnya tali ari-ari.

Kalau ada makanan yang dipantangkan, ada juga makanan yang justru dianjurkan bagi ibu hamil, antara lain meminum minyak goreng agar bayi lancar dilahirkan serta mengonsumsi air kelapa agar kulit bayi bersih dan mulus.

Jangjawokan sebagai konversi

     Kepercayaan rakyat sering juga disebut takhyul. Kepercayaan rakyat biasanya disampaikan dengan sejumlah syarat, yaitu terdiri dari (1) tanda-tanda atau sebab-sebab dan (2) hal yang diperkirakan akan ada akibatnya (Danandjaja, 2007: 154).

     Contohnya pada ibu hamil mengatakan kata “susah” (sebab) maka proses kelahiran akan susah (akibat).

     James Danandjaja mengungkapkan beberapa hal dihubungkan berdasarkan: 

(1) persamaan waktu, contohnya jika anak dilahirkan malam maka ia akan menjadi pemberani karena langsung mampu beradaptasi suasana malam yang gelap dan dipercaya sebagai masa berkeliarannya makhluk-makhluk gaib.  Ada lagi contoh lain, ibu hamil harus menggantungkan gunting, peniti, dan bawang putih di bajunya jika berpergian malam agar kehamilannya tidak diganggu makhluk halus. Orang Sunda percaya makhluk halus berkeliaran di malam hari.

(2) persamaan wujud, contohnya larangan memotong karena takut anaknya tunadaksa, larangan mengatakan macet atau susah, larangan melihat, berkata, dan berperilaku yang mengandung kekerasan, larangan makan sayur atau buah dempet.  

(3) persamaan bunyi sebutan, contoh larangan mengonsumsi kencur agar ari-ari tidak hancur

     Di antara hubungan sebab akibat, ada konversi dalam kepercayaan rakyat Sunda. Peran konversi itu dipegang oleh jangjawokan orang hamil yang berbunyi, utun inji ulah saturut-turutna, amit-amit jabang bayi. Pengucapan jangjawokan akan mengubah keadaan. Sebab konversi dalam kepercayaan rakyat berfungsi seperti magic atau ilmu gaib karena merup[akan suatu tindakan untuk mengubah sesuatu atau mencapai sesuatu dengan cara gaib (Danandjaja, 2007: 155).

      Dalam buku Foklor Indonesia karya James Danandjaja, berdasarkan klasifikasi takhyul yang diungkapkan Wayland D Hand, takhyul tentang kehamilan termasuk dalam golongan takhyul di sekitar llingkungan hidup manusia, yaitu kategori lahir, masa bayi, dan masa kanak-kanak. 

Percaya tak percaya

Oleh orang berpendidikan barat kepercayaan rakyat dianggap rendah karena kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Mengutip yang dikatakan Brunvand,  tidak ada orang  yang bagaimana modernnya pun dapat bebas dari takhyul baik dalam kepercayaan maupun kelakuannya (Danandjaja, 2007: 154).

Mengacu pada hal tersebut, masih banyak ibu muda berpendidikan modern mengikuti anjuran para orangtua untuk mengikuti apa yang dilarang dan dianjurkan oleh kepercayaan rakyat yang ada di sekitar lingkungan mereka.

     Linda (29) misalnya, meskipun tidak sepenuhnya percaya dengan takhyul seputar kehamilan yang masih dipegang  orang-orang tua di sekitar lingkungannya, tetapi ia sendiri merasa takut untuk melanggarnya.

     “Antara percaya dan tidak percaya karena kebenaran dari takhyulnya itu tidak dapat segera dibuktikan. Tetapi kalau melanggar saya tidak berani karena kalau benar apa yang dipercayai orang tua itu, yang  terkena hukuman bukan saya saja, tetapi juga bayi saya,” ujarnya. Misalnya kepercayaan memakan pisang dempet menyebabkan anaknya kembar siam. “Wah kasihan kan anak saya kalau sampai begitu. ‘Utun inji ulah saturut-turutnya, amit-amit jabang bayi’,” ujar ibu dua anak tersebut.

     Ketakutan tersebut wajar terjadi karena meskipun tidak diikuti dengan penjelasan ilmiah,  kepercayaan rakyat yang diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi seringkali diperkuat dengan contoh-contoh kasus yang dinilai tak wajar teradi pada orang yang pernah melanggar takhyul yang berlaku. Misalnya terjadi pada kasus Bi Maah yang memperkuat kisahnya tentang perilakunya mencabut bulu ayam tanpa mengucap jangjawokan dan sobeknya daun telinga anaknya. 

     Hal tersebut sejalan dengan yang dituturkan Brunvand bahwa takhyul berdasarkan asumsi atas kesadaran atau bukan kesadaran mengenai syarat-syarat dan akibat-akibat, sebab dan akibat dalam dunia kehidupan sehari-hari. Walaupun asumsi itu tidak ilmiah, aspek kepercayaan takhyul dan aspek perbuatan takhyul sangat luas persebarannya di semua lapisan masyarakat (Danandjaja, 2007: 155).

Takhyul kehamilan di internet

     Di masa komunikasi makin modern, kepercayaan rakyat seputar kehamilan juga diperbincangkan melalui cara berbeda, salah satunya melalui blog di internet.  Meskipun ditulis, tetapi ciri lisan dari susunan kalimat perespon blog  amat jelas sekali. Misalnya dapat dilihat di blog Rumah Maya yang salah satu topiknya berjudul Mitis2 Dikala Hamil….

     Estri, pemilik blog Rumah Maya menuturkan salah satu mitos di lingkungannya dengan kalimat : “Jangan benci sama orang lain sampe keterlaluan, nanti anaknya mirip tuh orang.”

     Kalimat tersebut merupakan kalimat yang langsung diserap dari ujaran lisan karena susunan atau struktur kalimatnya tidak mengikuti aturan kalimat tertulis. Jika ditulis dalam kalimat tertulis maka menjadi, “Jangan keterlaluan membenci orang lain, nanti anak yang dilahirkan mirip orang tersebut.”

     Para perespon blog tersebut banyak juga yang berada dalam kondisi “percaya tidak percaya” pada kepercayaan rakyat seputar kehamilan, mereka menyebutnya sebagai mitos.

     Menurut Mami, semakin tinggi tingkat pendidikan ibu hamil, mereka makin menuntut penjelasan ilmiah. “Kalau dulu cukup dikatakan pamali, orang langsung patuh, sekarang tidak bisa,” kata Mami. Menurut Mami di masa lalu, semua larangan yang diberitahukan pada ibu hamil tidak diikuti dengan penjelasan akibat yang akan diderita jika melanggar karena untuk mengatakan akibatnya saja itu sudah diilarang. “Tapi karena anak-anak menuntut, terpaksa diungkapkan juga,” tutur Mami yang tetap masih merasa jengah untuk mengungkapkan akibat dari larangan seputar orang hamil meski ia sudah menghadapi kehamilan empat cucunya.

     Dalam bukunya Brunvand mengungkapkan takhyul mampu bertahan di masyarakat modern dijelaskan melalui berbagai teori. Misalnya, disebabkan oleh cara berpikir yang salah, koinsidensi, predileksi secara psikologis umat manusia untuk percaya pada hal gaib, ritus peralihan hidup, teori keadaan dapat hidup terus, perasaan ketidaktentuan akan tujuan yang sangat didambakan, ketakutan akan hal yang tidak normal atau penuh risiko dan takut akan kematian, pemodernisasian takhyul, serta pengaruh kepercayaan bahwa tenaga gaib dapat tetap hidup berdampingan degan ilmu pengetahuan dan agama (Danandjaja, 2007: 169).

     Dua teori mengapa takhyul tetap dipercaya adalah teori gesunkenes kulturgut yang diajukan oleh sarjana Jerman Hans Naumann bahwa sebagian folklor kini adalah bagian kebudayaan yang bertahan hidup dari folklore orang terpelajar tetapi sudah mengalami pembejatan.

     Teori lainnya dari Sir James Frazer tentang sympathetic magic yang menyatakan ada hubungan erat antara benda-benda yang tak ada hubungannya. Ilmu gaib itu dapat berupa ilmu gaib homeopatis atau objek-objek yang mirip akan mempengaruhi seperti pada kepercayaan rakyat seputar kehamilan terkait dengan pisang dempet, perbuatan kasar, orang cacat, dan tindakan memotong.

     Di antara situasi percaya dan tidak percaya masyarakat modern terhadap takhyul seputar kehamilan, sesungguhnya takhyul tersebut jika ditelaah sedang menjalankan fungsinya, antara lain:

1)  Penebal emosi keagamaan dan kepercayaan. Koentjaraningrat  mengungkapkan manusia yakin akan adanya makkhluk gaib di sekelilingnya dan berasal dari jiwa-jiwa orang mati atau manusia takut mengalami krisis dalam hidupnya, manusia yakin ada gejala yang tak dapat diterangkan dan dikuasai akalnya, manusia percaya kekuatan sakti di alam, manusia dihinggapi emosi kesatuan dalam masyarakatnya, atau manusia mendapat suatu firman dari Tuhan, atau semua sebab tersebut.

2)  Alat pendidikan, yaitu kepercayaan rakyat seputar kehamilan mendidik dan membiasakan ibu hamil untuk berperilaku baik misalnya tidak berkata dan berperilaku kasar selama hamil  sehingga diharapkan saat anak telah lahir ia bisa memberi teladan pada anaknya untuk berbuat baik. (Danandjaja, 2007: 169 – 170).