Hilangkan Noda di Baju Anak

•Agustus 25, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Lebaran, banyak makanan, banyak noda di baju anak :(
Ga usah khawatir, ada cara cepat mengatasinya. Bersihkan segera noda di baju dengan sabun mandi batang. Kucek-kucek sebentar sampai noda hilang, lalu bilas hingga bersih. Gampang, kan :)

Bikin Ketupat Hemat Energi

•Agustus 24, 2011 • 1 Komentar

Bentar lagi lebaran. Pasti banyak banget yang mau bikin ketupat. Cuma, niat sering menguap gara_gara ribet ngikutin proses bikin ketupat yang lamaaaaa dan boros energi.

Pembuatan ketupat dimulai dengan mengisi selongsong ketupat dengan beras yang sudah dicuci bersih hingga mengisi  separuh selongsong. Lalu selongsong direbus sekitar 4 – 5 jam. Air rebusan biasanya habis sebelum ketupat  matang sehingga kita harus rajin memantau air rebusannya dan menambahkan air panas ke dalam panci.   Ini bagian paling menyebalkan. Ngabisin tenaga, waktu, dan gas :(

Sebetulnya ada cara yang jauh lebih praktis, yaitu menggunakan panci presto. Hanya 30 menit, ketupat bisa dinikmati. Tapi ketupat yang dimasak dengan panci bertekanan tinggi ini kurang oke penampilannya karena membuat ketupat berwarna kemerahan.

Lantas kalau enggak punya panci presto tapi tetep ngotot pingin bikin ketupat yang enggak menghabiskan energi plus hasilnya bagus, bisa enggak ya?  Setelah tanya sana-sini, ternyata dapat triknya teteeeep aja dr Mbah Google. Begini tips membuat ketupat dengan panci biasa tapi cepat prosesnya.

Didihkan air dalam panci. Masukkan selongsong ketupat yang sudah diisi beras. Rebus sejam. Habis itu matikan kompornya. Biarkan ketupat tetap dalam panci sampai airnya dingin. Sisa panas pada air yang telah mendidih tetap bekerja untuk mematangkan ketupat. Biar matangnya mantap, rebus lagi ketupat selama satu jam.

Resep memanfaatkan sisa panas dari air mendidih juga bisa digunakan untuk merebus bahan-bahan lain seperti kentang, kacang hijau, dll. Kemarin sempat juga mempraktekan cara tersebut saat mau bikin semur kentang dan bubur kacang hijau. Aku rebus kentang sampai airnya mendidih, lalu matikan kompor. Setelah dingin rebus lagi sebentar. Kentangnya empuk juga. Begitu juga dengan kacang hijau. Setelah direndam sebelumnya, kacang hijau direbus sampai mendidih, lalu matikan kompor dan dinginkan. Rebus lagi sebentar sambil masukkan jahe, irisan gula merah, garam, dan santan. Empuk juga tuh kacang hijau. Enak, ngirit waktu masak, dan hemat gas :)

Hayooo…yang mau bikin ketupat….yang mau bikin ketupat….mari dipraktekan :)

Selamat menyambut Lebaran….Mohon Maaf Lahir dan Batin :)

BUKU: Kapitalisme Pribumi Awal

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Judul : Kapitalisme Pribumi Awal, Kesultanan Banten 1522 – 1684, Kajian Arkeologi Ekonomi

Penulis: Heriyanti Ongkodharma Untoro

Penerbit: Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya UI, Desember 2007

Daftar Isi :

Bab I. Pengantar

1.1 latar belakang

1.2 Lingkungan Kota Banten

1.3 Permasalahan

1.4 Kerangka Konseptual

 

Bab II Gambaran Masyarakat di Kesultanan Banten

2.1 Golongan Masyarakat di Kesultanan Banten

2.2 Golongan Masyarakat Non-elit

Bab III Hasil Produksi Barang di Kesultanan Banten

3.1 Produksi barang dari tanah

3.2 Produksi barang dari karang

3.3 Produksi barang dari Batu

3.4 produksi barang dari kayu

3.5 produksi barang dari logam

Baba IV Perdagangan Ekspor di Kesultanan Banten

4.1 Hasil pertanian

4.2 Hasil Non pertanian

 

bab V Perdagangan impor di kesultanan banten

5.1 bahan pangan

5.2 bahan sandang

5.3 peralatan dan bahan baku

5.4 budak

Bab VI Perdagangan Jasa dan sarana penunjang perdagangan

6.1 tenaga kerja

6.2 sarana penunjang perdagangan

6.3 alat tukar perdagangan

6.4 pajak

Bab VII Penutup

7.1 Sumber daya alam

7.2 peran  pemerintah

7.3 sistem perdagangan

7.4 rangkuman

Lomba Cipta Cerpen Pendek Pemuda 2011

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Deadline: 10 September 2011

Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI menggelar Lomba Cipta Cerita Pendek Pemuda 2011 yang diselenggarakan untuk memberikan apresiasi kepada pemuda yang berprestasi dan berbakat dalam bidang sastra. Selain itu Kemenpora juga ingin memberikan ruang, pengakuan, dan penghargaan terhadap pemuda Indonesia atas prestasi, karya, dan kreativitas sebagai inspirasi dan motivasi bagi kalangan pemuda.
Tahun ini, Lomba Cipta Cerpen Pemuda bertema “Ketika Pemuda Membangun Masyarakatnya”.

  • Peserta adalah warga negara Indonesia dari unsur pelajar, mahasiswa, dan pemuda umum berusia 16 sampai 30 tahun.
  • Peserta bebas menulis cerpen dengan judul apa saja, namun isi cerpen harus berkaitan dengan tema lomba.
  • Penulisan cerpen menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta diketik dengan huruf Times New Roman ukuran 12, spasi 1.5, maksimal 20 halaman kwarto. Isi cerpen tidak mendiskreditkan SARA, gender, dan tidak melanggar UU pornografi atau perundang-undangan lainnya.
  • Setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 (satu) judul cerpen dari karya terbaik. Cerpen yang diikutkan lomba adalah karya yang belum pernah dipublikasikan di manapun dan dalam bentuk apapun.
  • Lampirkan pula biografi singkat maksimal satu halaman, fotokopi KTP, dan mencantumkan nomor kontak aktif (rumah, kantor, handphone) yang bisa dihubungi. Sertakan juga fotokopi buku tabungan atas nama peserta dan NPWP pribadi karena hadiah akan langsung ditransfer ke rekening pemenang.
  • Batas terakhir penerimaan naskah cerpen dan lampirannya adalah 10 September 2011. Naskah cerpen yang sudah dikirim menjadi hak panitia. Hak cipta tetap ada pada penulis, sedangkan panitia hanya berhak untuk mempublikasikan dalam bentuk buku kumpulan cerpen.
Alamat Pengiriman:
Panitia Lomba Cipta Cerpen Pemuda 2011
Asisten Deputi Peningkatan Kreativitas Pemuda
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda
Kementrian Pemuda dan Olahraga RI
Jalan Gerbang Pemuda No. 3 Senayan, Jakarta
Atau bisa juga via email yadanu@ymail.com

Hadiah

  • Tiga pemenang akan mendapatkan hadiah berupa tropi, piagam penghargaan, buku kumpulan cerpen, dan uang tunai
- Juara I : Rp 7 Juta
- Juara II : Rp 6 Juta
- Juara III : Rp 5 Juta
  • Tiga pemenang harapan akan mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan, buku kumpulan cerpen, dan uang tunai
- Juara Harapan I : Rp 3 Juta
- Juara Harapan II : Rp 2 Juta
- Juara Harapan III : Rp 1 Juta
  • Empat belas nominator akan mendapat piagam penghargaan dan buku kumpulan cerpen.
  • Hadiah uang tunai tersebut belum termasuk pajak.

Dewan juri memutuskan 20 cerpen sebagai nominator dan cerpen tersebut akan dibukukan oleh Kemenpora RI bekerjasama dengan Yayasan Dayamuda Nusantara (Yadanu) dan Penerbit Auracitra. Dari 20 cerpen nominator tersebut, Dewan Juri akan memilih 3 pemenang dan 3 pemenang harapan. Pengumuman dewan juri tersebut dapat dilihat di http://www.kemenpora.go.id pada 30 September 2011.[]

BUKU : Modern Japanese Cuisine, Food, Power, and National Identity

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Judul : Modern Japanese Cuisine, Food, Power, and National Identity

penulis: Katarzyna J Cwiertka

Penerbit: Reaktion Books Ltd, London, UK, 2006

Daftar isi:

- Introduction

- Western Food, Politics, and Fashion

-The Road to Multicultural Gastronomy

-Strengthening the Military

-Reforming Home Meals

-Wartime Mobilization and Food Rationing

-The Culinary Concequences of Japanese Imprialism

- Multiple Circuits of Affluence

-Conclusion : The Making of a National Cuisine

- postscript: Japanese Cuisine Goes Global

 

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

Cegah Anak Jadi Gemuk

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Orangtua harus menginvestasikan kesehatan bagi anak-anak mereka.Salah satu caranya adalah mencegah buah hatinya menjadi gemuk.

Anak yang gemuk menabung penyakit setelah dewasa dan kelak setelah tua. Kegemukan sejak kecil membentuk pola tubuh yang tak mungkin dikoreksi setelah anak dewasa karena ukuran sel-sel tubuhnya lebih besar dan jumlah selnya pun melebihi normal.

Anak yang sehat tidak gemuk dan tidak kurus. Kalau orangtua cerdas dalam memberi makanan sehat bagi anak, ada peluang untuk menambah panjang harapan hidupnya kelak.

Harapan hidup anak terentang panjang apabila jarang sakit, termasuk penyakit yang diakibatkan oleh komplikasi dari kegemukannya. Anak yang gemuk sejak kecil beresiko terkena diabetes, hipertensi, batu empedu, atau kanker.

Orangtua mengajarkan anak untuk makan dengan kepala, bukan hati.  Hindarkan mereka dari makanan berkelebihan kalori dan lemak. Menu berkalori tinggi biasanya diperoleh dari minyak, lemak, gajih, dan gula.

Anak dengan menu makanan dengan kalori dan lemak berlebih cenderung memiliki kadar lemak (lipid) dalam darahnya sejak usia remaja. Kondisi ini menyebabkan anak memiliki “karat lemak” dinding pembuluh darah. Ini jenis penyakit pembuluh darah yang berpotensi merongrong jantung, otak, ginjal (Nadesul, 2006: 7-8).

O…ow…Menu makan di rumah agak kacau kayaknya. Jadi pingin bikin menu makan lebih baik lagi deh….

 

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

Uang dalam Tradisi Sunda

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Lagi-lagi nemu dari brosur…hehehe…ini brosur Pameran Uang yang dilaksanakan Museum Negeri Sri Baduga, Bandung, Jawa Barat pada 28 November – 11 Desember 2006 (hwaaaa….dah lama ya, tapi belum kadaluwarsa kok isinya).

Masyarakat Sunda memanfaatkan uang tidak hanya sebagai alat tukar loh,,,tapi juga dipakai ddalam upacara, pengobatan, perhiasan, dan jimat.

Uang digunakan dalam upacara siklus hidup manusia mulai dari kelahiran hingga pernikahan sebagai simbol dari harapan agar diberkahi kekayaan yang melimpah. Jadi ingat deh, waktu upacara pernikahanku. Ada satu sesi dimana kami disawer atau dilempari beras, uang receh, dan permen. Mungkin maksudnya biar bisa dilimpahi kekayaan sehingga bisa beli beras dan permen kali ya…hwhwhwhw…

Orang Sunda juga menggunakan uang dalam pengobatan tradisionalnya. Uang yang biasanya digunakan adalah uang logam berbahan tembaga dengan nominal 2,5 sen yang sering dinamakan benggol. Benggol dipakai sebagai alat lerokan dan untuk menekan puser atau udel bayi sebelum puput puser atau putus tali ari-arinya. Katanya sih biar udel bayi tidak dosol (menonjol). Oh…pantas ya, nenek saya dulu juga suka menyimpan benggol ini.

Kalau yang dipakai sebagai jimat, biasanya uang kepeng atau uang logam cina. Katanya sih buat tolak bala.

Untuk bahan perhiasan, biasanya uang logam mas atau uang logam yang terbuat dari campuran cupronickel bergambar Pangeran Diponegoro. Buasanya uang-uang tersebut digunakan untuk leontin atau peniti/bros.

Kenapa cuma pakai uang lama ya? padahal uang baru juga bisa digunakan buat obat. Kemarin saya menggunakan uang 50,000 sebagai obat lapar.Lumayan bisa dapat sepiring nasi, sepiring oseng-oseng mercon, nasi goreng magelangan, es teh manis, dan jus mangga di rumah makan Bakmi Jogja Pelengkung Gading di daerah Arcamanik, Kota Bandung.Hehehe…

Kalau mau ke museum Sri Baduga, silahkan loh. Banyak koleksi lucu, asalkan bisa “menarik” pemandu wisata museum yang cerewet n aktif bercerita. Museum Sri Baduga ada di Jalan BKR no 185, TELP 022 5210976.

 

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

Mengenal Tenun Ikat Tapis Inuh Kalianda

•Agustus 21, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Selagi membenahi buku, saya menemukan lagi brosur-brosur yang saya kumpulkan.Salah satunya brosur yang diproduksi oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lampung Selatan berisi tentang sejarah kain tenun inuh. Brosur ini saya dapat sewaktu saya mampir iseng ke kantor Dekranasda tersebut sehabis menonton gerhana matahari cincin di Universitas Lampung Selatan pada 26 Januari 2009 dan hendak pulang kembali ke Bandung pada keesokan harinya .  Sewaktu saya baca lagi brosur ini, saya kiraisinya  sangat menarik. Saya tulis ulang brosur tadi, siapa tahu ada yang membutuhkan informasi di dalamnya.

Lampung memiliki dua kelompok masyarakat  adat yaitu yang beradat Papadun dan Saibatin. Setiap adat memiliki kerajinan tenun sebagai cirinya. Orang Papadun menggunakan kain tapis, sementara orang Saibatin menggunakan kain kapal dan kain inuh dalam aktivitas adat istiadatnya.

Berdasarkan keterangan Van Der Hoop, masyarakat Lampung mengenal tenun sejak abad ke 12 SM. Kain tenunnya berupa sistem kait dan kunci. Sementara itu sejarawan Robyin dan John Maxel memperkirakan kerajinan tenun menggunakan kapas baru dperkenalkan pedagang asing yang singgah di Lampung pada abad ke-7.

Kain inuh merupakan kain khas masyarakat pesisir. Ragam hiasnya dipenuhi hiasan gelombang, makhluk-makhluk air seperti teripang, tunas sulur daun. Ragam hias menyimbolkan kesuburan dan geneologis. Makhluk air kecil dalam tubuhnya symbol dari generasi baru yang akan lahir, dan pucuk daun dengan untaian ekor menggambarkan penyebaran benih kehidupan baru.

Selanjutnya Robert J Holmgreen dan Anita E Spertus dalam buku Early Indonesian Textiles mengatakan kain inuh merepresentasikan kelompok tapis baru yang mengagumkan, jenis ini dikarakteristikan dengan sebuah tenunan sentral (padahal biasanya tapis memiliki dua jalur pinggir) dan panel ikat dengan kapal yang agung atau abstraksi burgundy. Tenunan berliku-liku kecil menghiasi keliman. Pinggang ikonografi tenunannnya termasuk antropomorfis yang luas, mewah, dan bertautan dengan format yang canggung. Berbeda dengan motiof biasa yang menggunakan motif kapal, pohon, dan stik figur.

Kain Inuh sempat tak dibuat lagi.Namun beberapa tahun ini Dekranasda Kabupaten Lampung Selatan telah berupaya mengembalikan lagi kain ini dengan membentuk unit usaha tenun ikat inuh bekerja sama dengan perajin yang memahami filosofi dan proses produksi kain inuh. Saya sempat berkunjung ke workshop kain inuh di belakang gedung Dekranasda. Di sana seluruh proses pembuatan tenun ikat dipertunjukan. Di kantor Dekranasda bagian depan, pengunjung yang berminat membeli kain tenun inuh juga bisa berbelanja di tokonya. Tenun inuh dijual dalam bentuk kain maupun digunakan dalam berbagai kerajinan lain seperti tas, dompet, dan lainnya.

Kantor dan workshop Dekranasda lampung ini pinggir dengan jalan raya, tepatnya di Jalan Soekarno Hatta Kalianda, kode Pos 35513 atau bisa dihubungi di no telp 0727 32317. Ayo mampir kalau penasaran….

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

Memilih Makanan untuk Menurunkan Berat Badan

•Agustus 18, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Memiliki berat badan berlebihan membuat seseorang seringkali terdorong menurunkannya secepat mungkin.  Dorongan ini diikuti dengan pengetahuan yang tidak memadai membuat orang sering melakukan kesalahan dalam program penurunan berat badannya.

Sebuah kunci yang paling populer dalam menurunkan berat badan adalah membakar kalori melalui gerak badan (apa saja) dan mengurangi asupan kalori. Dalam jangka pendek, akan lebih berhasil melakukan diet “rendah karbohidrat, tinggi lemak daripada “rendah karbohidrat, rendah lemak”.

Berikut adalah tabel menu belemak-berkolesterol yang dikutip dari sebuah buku yang ditulis oleh Dr Hendrawan Nadesul dan diterbitkan PT Kompas Media Nusantara (2006) .

- Kategori Sehat: putih telur, tripang, ubur-ubur, susu nonfat, ayam tanpa kulit, bebek tanpa kulit, ikan sungai, kelinci, ikan ekor kuning, kambing tanpa lemak, sapi tanpa lemak.

- Kategori Sekali-kali : sapi asap, iga sapi, sapi berlemak, burung dara, daging gemuk.

- Kategori Hati-hati : gajih sapi, gajih kambing, keju, sosis, kepiting, udang.

-Kategori Bahaya : belut, susu sapi, krem susu, mntega, jeroan, kerang, remis, tiram.

-Kategori pantang : Cumi, kuning telur, otak sapi, telur puyuh.

Baiklah…Choose your food and enjoy mealtimes.

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

Kiat Menjadi Pengusaha Sukses 3

•Agustus 18, 2011 • Tinggalkan sebuah Komentar

Perlu kesungguhan hati, kemampuan produksi yang baik, dan strategi pemasaran yang agresif jika ingin usaha kita menjadi sukses.

Itulah kiat menjadi pengusaha sukses yang saya petik dari sebuah feature berjudul “Diah Damayanti, Menjual Mobil Demi Tongkat Keju”. Yanti, begitu Diah Damayanti disapa, memiliki keahlian membuat tingkat keju. Keahlian ia dapat karena sewaktu muda pernah bekerja dalam usaha pembuatan tongkat keju milik kakaknya.

Begitu banyak orang yang berjualan tongkat keju mengharuskan Yanti menghasilkan tongkat keju yang berbeda. Ia pun memilih tongkat keju rasa pizza yang belum ada di pasaran.

Menjual tongkat keju bukanlah hal mudah karena banyak pesaing dari produk sejenis, selain itu tongkat keju juga harus bisa bersaing dengan sejumlah besar jenis makanan oleh-oleh lain yang sangat beragam di Kota Bandung. Itu sebabnya pasar perlu ditembus dengan atrategi pemasaran yang agresif tetapi tetap elegan.

Di bidang pemasaran, Yanti didukung penuh oleh suaminya, Dicky. Dicky mengawali strateginya dengan membuat kemasan yang menarik. Ia mencari ide kemasan dari sebuah buku impor.

Ia juga terjun ke lapangan untuk membuka jalan bagi mengalirnya order. Cara yanag digunakannya adalah mendatangi sebuah roko kue ternama di kotanya dan ia membagi-bagikan tongkat keju buatan istrinya di depan toko. Pemilik toko tertarik pada camilan tersebut dan memesan tongkat kejunya auntuk dijual di toko kue tersebut. Oh ya, untuk membagi-bagikan tongkat kejunya secara gratis, Dicky dan Yanti menghabiskan Rp 3,5 juta di tahun 1990. Uang tersebut merupakan hasil menjual mobil.

Dalam pemasaran, Dicky juga pernah ditolak saat menawarkan produknya ke toko kue ternama lainnya. Tapi ia tak kehabisan akal. Setiap hari ia kerahkan keluarganya untuk menanyakan tongkat keju buatan istrinya ke toko tersebut hingga pemilik toko menghubunginya dan mulai memesana tongkat keju. Tongkat keju buatana Yanti bermerek Maldy, Raosta, dan Chrispy.

16 tahun kemudian, pemesanan pun makin besar dan Yanti mempekerjakan seorang tenaga pemasar serta tiga karyawan di bidang produksi. Ia selalu mengajarkan karyawannya untuk membuat kue agar kelak ketika memutuskan meninggalkan pabrik tongkat kejunya, para karyawan teraebut bisa mandiri. “Saya ridak merahasian resep dan kainnya karena rejeki tiap orang sudah ada yang membagi,” ujarnya.

Ya…ya…, pengusaha tangguh memulai produksi dengan serius, mengemas dengan menarik produknya, melakukan inovasi sebelum orang lain melakukannya, memasarkan dengan tekun dan cerdik, serta senantiasa diliputi rasa tenang untuk membagikan ilmu pada orang lain tanpa takut tersaingi.

Monggo…

 

 

 

#MENERIMA PENERJEMAHAN TEKS DALAM BAHASA INGGRIS KE BAHASA INDONESIA. SMS ke 085691181038#

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.