ANAK-ANAK MENGEJAR DUNIA

Kompas, 7 Maret 2006 
 
    Jam sekolah selesai pukul 13.30, namun Tania P Wardani (11),
murid sekolah dasar negeri (SDN) di Jalan Setiabudi, Kota Bandung,
masih ingin bermain karet dan petak umpet bersama teman-temannya di
sekolah.
    Hanya dengan teman-teman sekolah Tania masih bisa bermain. Sampai
di rumah, ia harus mengerjakan pekerjaan rumah yang ditugaskan guru.
Semasa kecil, Tania biasa bermain dengan teman-teman di lingkungan
rumahnya.
    Untuk berhasil di masa depan, Tania harus menghabiskan waktu
untuk belajar. Selain belajar setiap hari di sekolah sejak pukul
07.00 – 13.30, ia harus melanjutkan belajar di lembaga bimbingan
belajar (bimbel) tiga hari dalam seminggu di sore hari. Setiap
pertemuan, ia belajar selama 1,5 jam. Setiap hari dalam seminggu,
Tania juga belajar biola dan agama di luar sekolah.   
    Tania mengaku kadang kesal karena harus terus belajar. “Tapi
bagaimana lagi, di sekolah kadang guru saya hanya menyuruh baca dan
mengerjakan soal. Padahal saya belum mengerti. Kalau di bimbel bisa
bertanya sampai mengerti,” kata Tania yang mengaku sering mengantuk
saat belajar.
    Dinda Aulia (11), siswa kelas enam di sebuah SD di kawasan Jalan
Citarum, Bandung, mengaku tidak banyak melakukan kegiatan di rumah,
selain belajar, menonton televisi, dan tidur. Ia terlalu lelah
belajar.
    Dunia seolah berlari di depan anak-anak Indonesia. Untuk
mengejarnya, mereka harus membanting tulang dengan cara belajar
keras. Waktu bermain ditinggalkan. 
    “Beban pendidikan anak-anak sekarang berat, tetapi zaman memang
sudah berbeda. Mata pelajaran lebih banyak dan tingkat kesulitannya
lebih tinggi. Kondisi itu mau tak mau harus dihadapi agar anak tidak
terlalu tertinggal. Tapi anak dan orangtua perlu siasat,” kata Rita
Hartono (38), ibu dari Tania.
    “Berlari” di zaman yang berubah, Rita tidak hanya menyediakan
dana, namun juga stamina. Setiap hari ia memasak sendiri makanan
sehat sebagai bekal anak-anaknya di sekolah. (ynt/D11)

~ oleh warungminum pada Juni 13, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: