DISKRIMINASI MENGHAMBAT PENYANDANG TUNANETRA

Sumber: Kompas, 16 mei 2007

 

Peluang Kerja 

DISKRIMINASI MENGHAMBAT PENYANDANG TUNANETRA

Bandung, Kompas
    Diskriminasi dalam mencari dan mengembangkan pekerjaan bagi
penyandang tunanetra masih terjadi. Sebab, tidak ada aturan hukum yang
tegas melarang diskriminasi pada penyandang cacat.
    Menurut Didi Tarsidi, Ketua Persatuan Tunanetra Indonesia, Selasa
(15/5) di Bandung, tidak ada data akurat mengenai jumlah penyandang
tunanetra dan penganggur di kalangan tersenut.
    Namun, ada ukuran yang bisa dipakai, yaitu jumlah tunanetra 253
per 100.000 populasi. Jadi, Jabar yang pada 2006 jumlah penduduknya
40,7 juta orang, diperkirakan memiliki 103.000 tunanetra. 
    Angka pengangguran penyandang cacat biasanya lebih tinggi daripada
non-penyandang cacat. Penyebab masalah ini bermacam-macam.   “Pertama,
sikap diskriminatif, masih melihat kecacatan pelamar kerja, bukan
kemampuannya. Dan Indonesia tidak memiliki undang-undang yang tegas
melarang diskriminasi,” ujar Didi.
    Faktor lainnya, lanjut Didi, adalah tidak cocoknya pendidikan bagi
tunanetra dengan pekerjaan yang tersedia. Kurangnya alat bantu  untuk
pekerjaan tunanetra. Misalnya, tunanetra mampu mengoperasikan
komputer, tapi perusahaan tidak menyediakan perangkat lunak pembaca
teks di monitor.
    Sementara untuk berwirausaha nyaris tidak ada pelatihan untuk
penyandang tunanetra. Selain, belum ada skema bantuan modal bagi
tunanetra. Di negara lain, penyediaan alat bantu bekerja untuk
tunanetra dilakukan pemerintah. Bentuknya bisa peminjaman alat atau
memberikan insentif keringanan pajak.
    Hermin (48), pengajar Panti Sosial Bina Netra Wyata Guna,
mengatakan, tunanetra harus diberi bekal masa depan. Bekal itu bisa
berupa pendidian keterampilan di Wiyata Guna, antara lain, musik,
memijat, shiatsu, dan membuat sapu, yang diberikan gratis untuk
tunanetra usia 6-35 tahun. (YNT)

~ oleh warungminum pada Juli 8, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: