“Demam” Mahoni 1967

Sumber: buletinsamida.blogspot.com

Juli 1967,   biji mahoni mendadak populer menggantikan obat-obat dokter karena saat itu harga obat mahal.  Orang percaya bahwa biji mahoni dapat mengobati kencing manis, pusing, malaria, dan hiperten Meskipun saat itu dinas-dinas kesehatan belum membenarkan khasiat dan dosis biji mahoni, tetapi “demam” mahoni telanjur terjadi.

Kala itu Harian Kompas memberitakan di Makassar banyak orang memanjati pohon-pohon mahoni di pinggir jalan untuk mendapatkan bijinya. Di jalan-jalan besar Yogyakarta, biji mahoni dari Gunung Kidul dijual anak-anak seharga Rp 5 per 3 bungkus.

~ oleh warungminum pada April 1, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: