Larangan di Langit Indonesia

 sumber: buletinsamida.blogspot.com
Langit yang kita lihat sesungguhnya adalah ruang udara yang memiliki fungsi salah satunya sebagai “jalan” bagi  lalu lintas penerbangan. Dalam rangka memperingati  Hari Penerbangan Nasional pada 9 April ini, ada baiknya kita mengenal ruang udara republik kita tercinta ini.
Ruang udara di atas wilayah daratan dan perairan Indonesia merupakan sumber daya alam di udara. Di wilayah tersebut Indonesia memiliki kedaulatan, hak berdaulat, dan aturan-aturan. Jika ada pihak melanggar di wilayah tersebut, penegak hukum dalam hal ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) bisa mengambil tindakan.
Seperti di jalan darat,  di udara juga terdapat pembagian jalan. Ada kawasan udara terlarang, terbatas, dan berbahaya. Pelarangan dan pembatasan berlaku berdasarkan pertimbangan pertahanan dan keamanan negara dan  keselamatan penerbangan.
Menurut situs Kosekhanudnas I, daerah terlarang, terbatas, dan berbahaya biasa meliputi daerah militer  dan daerah objek vital nasional. Contohnya, wilayah semburan api kilang minyak di Balikpapan. Indonesia juga memberlakukan larangan terbang di wilayah Batam dan Laut Cina selatan karena adanya perjanjian kerjasama pertahanan Indonesia-Singapura.
Pesawat yang melanggar akan diperintahkan meninggalkan wilayah oleh pemandu lalu lintas udara. Jika tidak diindahkan, petugas menginformasikan pada TNI. TNI berwenang memaksa pesawat pelanggar mendarat di pangkalan atau bandara udara tertentu dengan mempertimbangkan keselamatan penumpang, awak pesawat, dan pesawatnya sendiri.
Oh ya, Indonesia mengikuti Konvensi Chicago 1944 yang mengatur jalur-jalur pernerbangan yang harus dipatuhi semua pesawat dan siapa yang berwenang mengatur lalu lintas udara suatu wilayah. Tanpa mengurangi kedaulatan, pengatur lalu lintas udara tidak ditentukan berdasarkan wilayah negara. Jalur Kepulauan Riau diatur oleh Flight Information Region (FIR) Singapura. Sementara FIR Jakarta mengatur jalur Pulau Christmas (Australia), Timor Leste, dan Papua Nugini. (Ynt)

~ oleh warungminum pada April 1, 2013.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: