Peluang Bisnis dari Popok Bekas

peluang binis popok

 

Di Indonesia, setiap hari ada sekitar 5 juta popok bekas dibuang dan tak termanfaatkan!
Karena praktis, makin hari penggunaan popok sekali pakai semakin meningkat. Setelah dipakai, popok tinggal dibuang, sehingga menghemat tenaga, detergen, dan air untuk mencuci popok.
Namun, sampah popok pun makin menumpuk. Tahun 2012, Indonesia memiliki sekitar 17,2 juta bayi di bawah 2 tahun dan rata-rata penggunaan popok sekali pakai adalah 0,3 buah popok/hari/ bayi, sehingga akan dihasilkan 5 juta sampah popok per hari atau sekitar 150 juta sampah popok per bulan. Fantastik!
Gunung sampah popok itu tentu saja butuh solusi agar tidak mencemari lingkungan. Banyak hal yang bisa kita buat dari sampah popok ini.
Di Kanada, ada perusahaan yang khusus mendaur ulang popok dari penitipan anak dan panti jompo. Setiap tahun mereka menampung popok dengan volumenya setara 96 kolam renang ukuran olimpiade yang menghasilkan karbon dioksida (CO2) atau setara dengan CO2 dari 7.500 mobil. Popok dikeringkan dan disterilkan sebelum diubah menjadi bubur kertas dan plastik. Bubur kertas dan plastik dari popok kemudian dibentuk menjadi ubin, atap, pipa plastik, genteng, sol sepatu, dan wallpaper.
Di Amerika Serikat, limbah popok diubah jadi etanol. Di Jepang, popok bekas dibubukkan, dikeringkan, disterilkan, dan dibentuk pelet kering yang tidak berbau. Tiap kilogram pelet mengandung 5.000 kkal sehingga bisa digunakan untuk biomassa dan sistem listrik. (Ynt)

sumber: buletinsamida.blogspot.com

~ oleh warungminum pada April 23, 2013.

Satu Tanggapan to “Peluang Bisnis dari Popok Bekas”

  1. wah info menarik soal popok bekas, bener2 nggak nyangka
    http://hanifweb.wordpress.com/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: